DJ Terkenal

Di salah satu sekolah negeri dan elit yaitu SMA 12 Bhakti Adibuana baru saja menerima peserta didik baru dan melaksanakan masa orientasi siswa (MOS). Sekolah bergedung tinggi dan terletak di tengah kota ini terlihat seperti apartemen dari luar dengan gerbang sekolah yang tinggi. Banyak lulusan Sekolah Menengah Pertama yang memfavoritkan sekolah ini karena banyak prestasi yang diraih dan menjadi sekolah unggulan di kota ini. Sekolah ini selain terkenal dengan istilah sekolah elit, mereka juga banyak meraih penghargaan dari bebagai bidang dan menjadikan sekolah ini sebagai sekolah favorit bagi pelajar. Sekolah ini sangat memfasilitasi kegiatan anak didiknya agar tetap merasa nyaman dan fokus dalam belajar sehingga dapat meraih prestasi untuk dirinya dan sekolah. Sekolah ini memfasilitasi kebutuhan akademik seperti perpustakaan alam (keunggulan perpustakaan ini adalah mereka memiliki ruang indoor dan outdoor. Jadi, memudahkan pengunjung untuk memilih tempat sesuai mood mereka dan ruangan ini dilengkapi peredam suara), ruang komputer, dan ruang kreativitas (tempat ini digunakan khusus untuk berlatih cerdas cermat, olimpiade, dan sastra). Selain fasilitas akademik disini juga terdapat fasilitas non akademik seperti ruang theater, privat poll untuk renang dan driving, lapangan bulu tangkis, lapangan basket, lapangan voley, lapangan sepak bola, lapangan kasti, lapangan futsal, ruang musik, ruang tari atau dance, dan ruang silat atau karate. Peraturan yang dibuat di sekolah ini sangat ketat, kedisiplinan di sini sangat diperhatikan. Mereka disini bebas melakukan apapun namun tetap sesuai peraturan yang berlaku. Para siswa dan siswi di perbolehkan membawa Hand phone selama tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar dan memakai kendaraan pribadi mereka untuk pergi ke sekolah. Sekolah ini juga dilengkapi sarana dan prasana seperti tempat parkir khusus guru, karyawan, staff, dan para siswa (tempat parkir di sekolah ini menggunakan sistem e-parking), Ceklog untuk absensi setiap memasukki suatu ruangan, lapangan upacara, tempat chargering, mading, tempat penitipan helm, taman belajar, laboratorium, ruang praktikum, kamar mandi, tempat penjemputan dan tempat ibadah untuk semua agama. Setiap warga sekolah ini sudah diberi kartu tanda pelajar (KTP) berbarcode untuk para siswa dan kartu tanda karyawan (KTK)  berbarcode untuk para guru, staff, dan karyawan. Dengan kelengkapan fasilitas yang disediakan, tentu saja biaya bersekolah disini tidak murah. Meskipun dengan biaya cukup terbilang mahal, sekolah ini tetap menjadi sekolah yang banyak sekali di minati. Seleksi masuk sekolah ini juga sangat ketat dan sulit, selain dari segi prestasi akademik atau non akademik setiap anak namun juga dari segi ekonomi setiap peserta didik.

Masa orientasi Siswa di sekolah ini berlangsung selama seminggu di mulai pada hari senin sebelum kegiatan belajar dan mengajar tahun ajaran baru. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengadakan upacara pembukaan di sekolah dan di ikuti oleh peserta didik baru dan kepala dinas pendidikan, kepala yonif 508, anggota osis, anggota PMR, guru, staff, karyawan yang di tunjuk sebagai panitia kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan ketika siswa siswi kelas 11 dan 12 sedang libur semester, diharapkan kegiatan ini bisa berjalan lancar. Pada pembukaan pagi ini Kepala sekolah berhalangan hadir dan digantikan wakil kepala sekolah. Wakil kepala sekolah menyampaikan tata tertib dan surat ijin pelaksanaan kegiatan ini yang telah di tetapkan. Kegiatan ini resmi dimulai dengan pemberian name tag oleh wakil kepala sekolah, kepala dinas pendidikan, dan kepala yonif 508 kepada 1 siswa dan 1 siswi. Ketua osis mmenyampaikan susunan acara selama seminggu dan membacakan kelompok sesuai dengan pilihan acak dari sekolah. Kegiatan selama di sekolah yaitu seperti memperkenalkan lingkungan sekolah, acara ramah tamah, cerdas cermat dan berbagai lomba lainnya. Peserta didik baru juga dilatih seperti militer dan baris berbaris untuk meningkatkan kedisiplinan. Latihan baris berbaris ini juga untuk menyeleksi para peserta didik baru untuk persiapan upacara penutupan di hari senin mendatang. Setelah acara berjalan selama 5 hari di sekolah, pada penutup kegiatan panitia mengadakan perkemahan sabtu minggu (PERSAMI) yang bertempat di bumi perkemahan yang teletak 4 km dari sekolah. Perkemahan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan melatih kekompakan. Malam hari sebelum kegiatan masa orientasi siswa ini di tutup, mereka menyalakan api unggun sambil bernyanyi dan menari. Agar ke esokan hari saat memulai pembelajaran di tahun ajaran baru dapat dilaksanakan dengan semangat dan fokus.

Pagi hari ini langit tampak cerah dan udara terasa sejuk. Seorang remaja dengan rambut acak-acakan baru terbangun dari tidurnya karena terkena silau matahari yang menembus kaca kamar. Tanganya meraba raba bawah bantal untuk mencari letak hand phonenya. Setelah ketemu ia membuka kunci layar hp tersebut dengan mata yang masih mengantuk, ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 06.45 pagi. Padahal tadi malam ia sudah memasang alarm, “Sialan…. Telattt..” dengan nada emosi dan kepala terasa pusing. Langsung bangun dari tempat tidur dan melempar selimutnya bergegas ke kamar mandi dengan jalan sedikit sempoyongan.

Remaja itu bernama Arhama Reza yang lebih akrab dipanggil Reza. Lelaki berwajah tirus, berambut ikal dan coklat, berkulit putih, memiliki lesung pipi jika tersenyum sangat manis. Pembawaannya yang cool dan tegas ia sangat di kagumi kaum perempuan yang sedang melihatnya. Bukan karena parasnya namun juga karena prestasinya. Ia sangat senang bermain musik Dj, menurut dia dengan bermain musik bisa meluapkan semua emosi dan keluh kesahnya. Dia memahami bahwa musik Dj sendiri bukanlah murni tetapi tercipta karena mengurangi atau menambah nada beat sendiri. Kegemarannya dengan musik di turunkan dari ayahnya, bakat yang tertanam sejak ia duduk di kelas 4 sekolah dasar membuatnya menorehkan prestasi. Namun ketika sudah memasuki kelas 10 Sekolah Menengah Atas, Hobinya ini malah mengarah ke hal negatif. Setiap malam selesai sekolah dan latian band ia selalu nongkrong ke tempat clubbing bersama teman – temannya. Selain itu dia juga mempunyai hobi bermain basket, bahkan dalam club basket sekolah ia menjadi ketua tim basket. Reza pernah menjabat sebagai ketua Osis selama 1 tahun dan purna Paskibraka waktu kelas 11 Sekolah Menengah Atas.

Jam Dinding di kamar tidur sudah menunjukkan pukul 07.30 pagi, Ia langsung memakai seragam dan sepatu yang telah di siapkan Bibi tadi subuh sebelum pergi ke pasar. Selesai memakai atribut sekolah, Ia bergegas turun kebawah untuk mengambil susu dan selembar roti coklat. Sambil berjalan terburu – buru menuju garasi ia meminum dan memakannya. Untung saja mobil yang ia kendarai sudah dipanasi oleh pak Nandir. Keluar dari komplek ia langsung tancap gas dengan gaya seperti pembalap handal. Hari ini arus lalu lintas tidak terlalu padat seperti biasa ya mungkin karena sudah siang. Padahal hari ini adalah awal Reza masuk sekolah setelah liburan akhir semester. Bukan hanya Reza namun pelajar lainnya juga awal masuk sekolah.

Jam di HandPhone Reza menunjukkan pukul 08.00 pagi. Gerbang hampir saja tertutup rapat namun karena ia mengendarai dengan kecepatan tinggi, ia berhasil masuk dan langsung menuju tempat parkir kendara khusus siswa. Upacara sudah di mulai 30 menit yang lalu, semua warga sekolah masuk dan melaksanakan upacara seperti biasa setelah melaksanakan liburan semester. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pasukan upacara beranggotakan peserta didik baru. Ia langsung menuju lapangan untuk mengikuti di barisan paling belakang. Selesai pelaksanaan upacara bendera Dilanjut dengan pembukaan ekstrakulikuler tahun ajaran baru, perwakilan ekstrakulikuler yang ada di sekolah ini menampilkan keunggulannya (pentas seni) dan promosi. Sebelum upacara di bubarkan, ia pergi terlebih dahulu untuk mempersiapkan performnya nanti. Ia pergi ke parkiran untuk mengambil semua peralatan yang di buruhkan di mobilnya. Mobil yang Reza pakai adalah mobil pribadinya, jadi semua perlengkapan dan kebutuhan ia perform tetap berada disana meskipun ia sedang bermain. Setelah mengambil peralatan Dj, ia dibantu panitia untuk memasang kabel dan cek sound. Upacara berakhir dan para siswa di kumpulkan di pinggir lapangan untuk mengikuti pembukaan ekstrakulikuler. Panitia dari Osis mengambil alih kegiatan  ini, ekstrakulikuler musik sebagai pembuka perform kali ini dan Reza sebagai operator sekaligus pengiring ekstrakulikuler ini. Selama perform panitia juga mengumumkan prestasi Рprestasi yang diperoleh setiap ekstrakulikuler dan diselingi oleh beberapa kuis berhadiah. Acara pembukaan ekstrakulikuler ini sangat meriah banyak spot foto spesial pembukaan ekstrakulikuler ini. Sebelum acara berakhir dan melanjutkan pembelajaran kegiatan ini ditutup dengan perform Dj Reza. Semua warga sekolah bebas menari dan take foto atau video. Pembukaan Ekstrakulikuler ini dilakukan untuk menarik minat dan bakat peserta didik baru. Sehingga mereka bisa mengembangkan minat dan bakatnya agar tetap berprestasi di bidang non akademis. Setiap hari jumat sekolah ini menjadwalkan kegiatan keagamaan yang dilanjut dengan kegiatan pramuka.

Setelah kegiatan ini selesai, semua warga sekolah melakukan kegiatan belajar mengajar namun tidak seproduktif hari biasanya karena masih pertama kali masuk sekolah. Peserta didik baru lebih di kenalkan dengan sekolah ini, sementara untuk kelas 11 dan 12 mereka sebelum masuk sekolah sudah diberi pengumuman bahwa sekolah akan mengadakan acara pentas seni untuk memeriahkan ulang tahun sekolah yang ke 52. Semua kelas sibuk mempersiapkan kreativitas perform untuk di sumbangkan dalam rangkaian acara ulang tahun sekolah. Berbeda dengan Reza, ia dan 2  temannya malah membolos ke kantin dan tebar pesona dengan adik kelas. Reza cukup pintar dan berbakat dibanding 2 temannnya ini. Reza sering berprestasi di bidang musik (terutama musik Dj) tidak heran ia sangat terkenal namun mereka mengenalnya dengan Dj Reza. Meskipun dari keluarga yang tidak utuh (orang tua bercerai), ia tetap menikmati hidupnya dan terlihat seperti tidak terjadi apa Рapa dalam hidupnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.