ONBAA

Onbaa adalah adalah hewan berkaki 4 berbentuk seperti berang-berang namun setelah berusia dewasa bisa berukuran seperti beruang dan bisa berdiri dengan kedua kaki belakangnya. Onbaa memiliki bulu tipis seperti kambing dan bagian sekitar ekor lebat jika sudah mencapai dewasa. Onbaa masih menjadi legenda bagi penduduk Konoha karena belum pernah ada yang melihatnya scara nyata hanya sekedar cerita dari orang terdahulu. Akan tetapi, Jiraya yang dulunya masih anak-anak berusia 10 tahun yang bergelar genin Konoha, mencari hewan berkaki 4 untuk membuktikan benar tidaknya legenda mengenai onbaa.

Dihari yang cerah di Desa Konoha, terlihat Naruto sedang latihan sendirian di hutan belakang desa. Ia berlatih menggunakan shuriken dan kunai untuk mengisi waktu luangnya karena tidak ada misi saat itu. Ketika Naruto melempar shuriken, tanpa disengaja ia hampir mengenai seekor elang yang melintas. Naruto terkejut dan meminta maaf pada elang setelah elang berlalu pergi dengan bulu yang sedikit rontok. Setelah elang itu pergi, dia menjatuhkan sebuah gumpalan dan megenai punggung Naruto, ia kaget bahwa itu adalah kotoran elang, namun setrelah dilihat-lihat Naruto tak menemukan kotoran elang. Ia pergi meninggalkan tempat latihan karena ia telah bosan berlatih sendirian.

Ditengah desa,  saat ia berjalan Naruto bertemu Kiba dan Akamaru. Tiba-tiba Kiba mencium badan Naruto yang katanya sangat bau begitu juga dengan akamaru yang menggonggong kebauan. Kiba menyuruhnya mandi dan jangan berkeliling desa dengan bau seperti itu. Naruto tak menghiraukan mereka dan melanjutkan perjalannya. Lalu ia pun bertemu dengan Sakura didekat warung ramen Ichiraku, Sakura menyapanya dan mengobrol sebentar. Sakura melihat celana Naruto yang sobek dibagian lutut sebab latihannya tadi di hutan belakang. Kemudian Sakura menawarkan akan menjahitnya nanti agar ia tidak memakai baju sobek lagi.

Naruto sangat senang dan berterima kasih karena Sakura memperhatikannya dan bahkan mau menjahitkan baju untuknya. Ia merasa Sakura bersikap baik untuk pertama kalinya setelah jarang menjalankan misi bersama. Disaat Naruto mendekat untuk mengucapkan terima kasih tiba-tiba Sakura merasa marah dan berteriak. Tak segan-segan Sakura bahkan memukul muka Naruto sekencang mungkin dan berteriak “Apakah barusan kau menyentuh dadaku Haaa”. Didepan Naruto yang sedang jatuh ia ingin menambah pukulan lagi dan Naruto mengatakan “tidak” dengan suara yang ketakutan.

Tiba-tiba ada 2 buah tangan yang keluar melalui ketiak Naruto yang berbentuk imut dan mungil. Seketika Sakura yang melihat itu langusung menurunkan emosinya dan bertanya “apakah itu yang keluar dari ketiakmu”. Naruto sendiri tidak sadar ada makhluk aneh dibelakangnya dan menyentuh dada Sakura yang membuatnya marah. Kemudian ia berbalik dan ternyata itu adalah seekor hewan berbulu yang lucu dengan mengeluarkan suara “onbuu”. Naruto berteriak karena merasa geli dan berusaha melepaskan hewan itu dari punggungnya. Hewan itu tetap tidak bisa dilepaskan dan sangat erat mencengkramnya. Kemudian mereka membawanya ke kantor hokage untuk mengetahui hewan itu dan cara melepaskannya.

Sesampainya dikantor hokage, mereka menemui Tsunade dan bertanya tentang hewan itu. Tsunade memberitahu mereka bahwa hewan itu adalah Onbaa, hewan legenda yang masih menjadi misteri keberadaannya. Tsunade menjelaskan kalau onbaa akan menempel pada sesuatu yang telah dikira induknya dan onbaa tidak akan melepaskan pegangannya hingga dewasa nanti. Bagi onbaa, Naruto adalah induknya karena dia adalah makhluk yang pertama kali onbaa lihat. Naruto baru sadar kalau tadi yang dikiranya kotoran elang ternyata adalah onbaa. Tsunade pun kaget dengan kebenaran tentang adanya onbaa yang dulunya hanya sebuah legenda. Ternyata hewan itu bertumbuh dihutan belakang Konoha. Tsunade juga menceritakan Jiraya yang mencari keberadaan onbaa dan menemukan onba dengan gigi taring dan cakar yang tajam. Kemudian Jiraya juga berkelahi dengan onbaa hingga mempertaruhkan nyawa dan menguras cakranya. Tapi hal itu hanya diceritakan Jiraya seorang diri dan tidak diketahui kebenarannya karena mungkin bagi Tsunade hanya isi cerita Jiraya untuk menulis bukunya.

Mulai hari itupun Naruto harus hidup bersama onbaa yang terus menempeli punggungnya hingga dewasa nanti. Untuk sementara waktu tidak mendapatkan misi karena ada onbaa yang akan mengganggu Naruto dalam beraktifitas. Karena tidak ada misi, Naruto hanya bersantai-santai didalam desa dan berjalan sambil menyapa teman-temannya. Disiang hari saat ia berjalan, Naruto bertemu teman-temannya, namun mereka merasa takut dan agak geli melihat onba dipunggung Naruto. Banyak orang yang menghindarinya karena geli dan aroma onbaa yang khas. Naruto yang merasa lapar ingin memakan ramen diwarung ichiraku, namun saat memesan paman ramen memberi tahu jika tidak boleh makan ramen sambil membawa hewan karena akan mempengaruhi kebersihan warung ramen dan mengganggu pelanggan lain.

Ia segera mengahabiskan ramennya dan segera pulang agar tidak banyak penduduk yang terganggu. Disaat memakan ramen onbaa melihat potongan ikan dalam ramen dan ingin memakannya. Lalu Naruto membaginya ikan itu pada onbaa dan ternya onbaa sangat menyukainya. Kemudian ia memesan cukup banyak ikan untuk onbaa agar onba tidak kelaparan. Hingga malam pun onbaa tidak bisa terlepas dari punggung Naruto yang membuatnya merasa pegal-pegal.

Pada pagi hari setelahnya, Naruto meminta saran untuk diberikan misi pada hokage agar ia tidak bosan hanya karena menjaga onbaa. Lalu Tsunade memberikan tugas ringan untuk Naruto berupa mengecat dinding kantor hokage. Onbaa sangat senang berada diketinggian dan sembari berteriak “onbuu onbuu onbuu”. Mendengar itu, terlintas dalam pikiran Naruto untuk menamai hewan itu dengan sebutan onbuu. Dilihat dari bawah, Tsunade merasa gelisah dengan bentuk onbu yang semakin besar secara cepat padahal hanya beberapa hari di Konoha.

Karena dikira akan membahayakan lingkungan desa, maka Tsunade menemukan ide untuk memberi misi khusus untuk Naruto agar dia keluar desa bersama onbaa dan agar bisa melepas onbaa saat menjalankan misi. Keesokan harinya Naruto diberikan sebuah misi untuk memberantas komplotan perampok yang bersembunyi dibukit batu. Naruto harus menjalankan misi seorang diri karena teman-temanya merasa takut dengan onbaa. Lalu Naruto tetap menjalankan misi walau dirinya merasa marah karena seperti diasingkan. Ia tetap bersemangat agar bisa secepat mungkin menyelsaikan misi yang diberikan oleh hokage.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Naruto dan onbaa menemukan tempat persembunyian perampok dan menyerang mereka dengan kagebunshinnya. Tidak terasa onbaa yang sepanjang waktu dipunggung Naruto semakin besar, sampai-sampai kakinya pun menyentuh tanah dan kukunya tumbuh sangat panjang. Saat pertarungan, Naruto tidak menyadari pertumbuhan onbaa yang dilihat cukup mengerikan. Para perampok itu hampir kalah dan melihat seekor hewan besar dipunggung Naruto, mereka malah semakin takut dan merekapun menyerah karena tidak ingin menghadapi hewan itu yang terlihat mulai marah.

Entah apa yang membuat onbaa marah, tiba-tiba dia lompat dari punggung Naruto dan otomatis tubuh Naruto menjadi terasa ringan. Ternyata ada seekor hewan yang mirip onbaa namun dengan tubuh yang lebih besar. Naruto berfirasat itu adalah induk onba yang mencarinya dan kini telah bertemu kembali. Namun onbu belum mengenali induknya dan dia malah ketakutan dan menyerang Naruto yang selama ini merawatnya. Karena kemarahannya yang tidak mengenali Naruto dan tidak juga induknya sendiri onbuu menyerang membabi buta. Hingga Naruto mengeluarkan kagebunshinnya untuk menjinakkan onbuu agar lebih tenang, tetapi ia juga dalam bahaya karena adanya induk onbuu yang mengira akan menyakiti anaknya. Kekuatan onbaa yang luar biasa ganas membuat Naruto kualahan dan akhirnya hanya bisa berteriak agar onbuu ingat bahwa Naruto adalah orang yang selama ini merawat dan menjaganya sampai ia dijauhi temannya sendiri. Seketika onbuu mengenali suara Naruto yang sering berteriak padanya dan ia mulai mengingatnya lalu menghalangi induknya yang akan menyerang Naruto.

Onbuu dan induknyapun saling berbicara dengan Bahasa mereka yang tidak dimengerti oleh Naruto dan mereka pun pergi bersama kearah hutan meninggalkan Naruto. Karena perampok sudah tertangkap dan onbaa sudah terlepas dari punggungnya, maka misi Naruto telah terselsaikan dan ia akan segera pulang ke Konoha. Setelah pulang ke desa beberapa hari ternyata, Naruto diikuti anak onbaa yang jumlahnya sangat banyak. Ternyata mereka berkembang biak dihutan belakang desa Konoha. Mereka pun menempel dipunggung setiap orang didesa dan Tsunade yang geli pun meminta Naruto memberi tahu bagaimana cara melepas onbaa dari punggungnya dan semua orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.