Persahabatan Antara Kertas Batu Dan Gunting

OmmegaOnline – Pada suatu hari ada seorang ibu yang sedang melahirkan anak di beri nama kertas. Pada saat kertas terlahir di situ juga ada seorang ibu yang sedang melahirkan seorang anak yang di beri nama batu dan gunting.

Tetapi batu dan gunting terlahir di kota yang berbeda kertas yang tinggal di Surabaya sedangkan batu tinggal di Palembang dan gunting tinggal di makasar.

Pada suatu hari kertas sedang di ajak ayah dan ibunya berjalan jalan ke pantai,di situ kertas bertemu dengan sekumpulan anak gunting. Saat kertas berjalan jalan di pinggir pantai sekumpulan anak gunting menghentikan kertas dan di situ kertas di ejek sekumpulan anak gunting.

Kertas tidak berani apa apa kepada sekumpulan anak gunting tersebut,karena dia takut jika gunting akan menyobek dirinya menjadi butiran butiran kecil.

Seketika kertas terdiam dan menerima ejekan dari sekumpulan anak gunting itu. Di situ sekumpulan anak gunting mengejek kertas jika dirinya tidak berguna dan hanya bisa jadi sampah,mendengar ucapan dari anak gunting tersebut kertas merasasakit hati.

Pada saat itu juga ayah dan ibu kertas menghampiri kertas dan membantah perkataan dari anak gunting itu,ayah dan ibu kertas memberitahu kepada anak gunting jika dirinya berguna,sekumpulan anak gunting akhirnya terdiam dan mereka meninggalkan tempat itu dan juga tidak lagi menggangu kertas.

Kertas berserta ayah dan ibunya melanjutkan perjalanannya menyisiri pantai,kertas sangat asik bermain di pinggir pantai. Di situ kertas sambil bermain pasir,kertas sangat senang melihat pemandangan yang ada di pantai tersebut.

Kertas menunggu waktu sore,karena dia ingin melihat sunset. Tak di sangka sangka waktu sudah hampir larut malam,jadi kertas bersama ayah dan ibunya bersiap siap untuk pulang ke rumah.

Saat itu juga Batu sedang bertamasya ke taman,di situ batu bersama teman temannya. Ketika batu berjalan sendirian,tiba tiba ada sekumpulan anak kertas yang nakal.

Seketika batu di hentikan oleh sekumpulan anak kertas dan di situ sekumpulan anak kertas juga mengejek batu. jika batu akan kalah kalau bertanding dengan kertas.

Batu yang mendengar perkataan itu keluar dari mulut sekumpulan anak kertas hanya bisa tersenyum,karena batu takut jika dirinya di keroyok oleh sekumpulan anak kertas itu.

Batu takut karena dirinya sedang berjalan sendiri,sedangkan anak kertas itu bersama teman temannya. Kertas pun akhirnya meninggalkan tempat itu dan menyusul teman temannya .

Pada saat itu juga ada seorang anak yang bernama gunting,gunting sedang berjalan jalan di taman. Gunting tak sengaja menyengol anak batu tersebut dan membuat anak batu merasa kesal kepada gunting.

Akhirnya anak batu memanggil sekumpulan anak batu lainnya untuk memberi pelajaran kepada gunting,tetapi gunting memohon kepada batu dan meminta maaf jika dirinya tidak sengaja menyenggolnya.

Mendengar perkataan dari gunting batu tak mau tau,lalu akhirnya teman teman batu mau menggroyok gunting. Kertas yang melihat pertengkaran antar gunting dan batu, kertas pun menghampirinya.

Kertas pun mendekati batu itu,batu yang melihat kertas merasa takut jika dirinya akan di beri pelajaran oleh kertas karena sudah menggangu gunting. Akhirnya sekumpulan anak batu meninggalkan tempat itu dan tidak mau lagi menggangu gunting lagi.

Kertas juga merasa takut kepada gunting,karena kertas takut jika dirinya akan di sobek menjadi butiran butiran kecil oleh gunting. Tak di sangka sangka gunting yang melihat kertas karena sudah menyelamatkannya dari sekumpulan anak batu mengucapkan terima kasih kepada kertas.

Kertas menelan nafas lega ternyata anak gunting itu baik dan tak semua anak gunting itu nakal. Gunting memberitahu kepada kertas jika tak usah takut dengan dirinya. tak semua anak gunting itu nakal.

Mendegar perkataan dari gunting kertas tidak takut lagi kepadanya. Akhirnya kertas dan gunting mengobrol mereka menceritakan kejadian lucu dari mereka.

Kertas menceritakan kejadian lucu,di mana saat itu kertas sedang berjalan jalan di pinggir pantai tak sengaja kertas melihat orang sedang bermain music.

Di situ kertas terpeleset dan gunting yang mendengarkan cerita dari kertas tertawa terbahak bahak,sedangkan gunting bercerita jika dirinya saat mau berangkat sekolah mengendarai sepeda.

Tak di sangka sangka saat jalan turun sepeda yang gunting pakai remnya blong di situ gunting mulai panik,karena sepedah yang gunting kendarai akhrinya menabrak pohon jati. Kertas yang mendegar cerita dari gunting merasa kasihan walaupun begitu kertas tertawa terbahak bahak .

Kertas dan gunting akhrinya pulang ke rumah masing masing karena waktu sudah hampir larut malam,keesokannya kertas pindah sekolah. Kertas berpindah di sekolahanya batu,saat itu juga gunting juga berpindah ke sekolahan itu.

Tak di sangka sangka kertas,batu dan gunting satu kelas. Saat kertas sedang berada di perpustakaan sedang mau mengambil buku untuk dibaca,di situ kertas di ganggu oleh sekumpulan anak gunting.

Batu yang melihat kertas yang sedang di ganggu langsung mengampiri sekumpulan anak gunting tersebut dan memberi pelajaran kepada sekumpulan anak gunting. Setelah sekumpulan anak gunting itu di hajar oleh batu,mereka sudah tidak mau menggangu anak kertas tersebut.

Kertas mengucapkan terima kasih kepada batu karena sudah menolongnya dari sekumpulan anak gunting. Kalo bukan karena batu mungkin setiap hari anak kertas di ganggu terus menerus oleh sekumpulan anak gunting tersebut.

Kertas memberi tau kepada batu apakah dirinya mau menjadi temannya,saat itu juga batu mengucapkan jika dirinya mau menjadi temannya. Kertas yang mendegar ucapan dari batu merasa sangat senang karena batu mau jadi temannya,sedangkan batu juga senang karena mendapatkan teman yang baik.

Saat gunting mau istirahat di luar sekumpulan anak batu juga mengampirinya di situ gunting,sekumpulan anak batu juga mengejek gunting jika dirinya tidak berguna dan dirinya akan kalah jika gunting berhadapan dengan batu.

Kertas dan batu yang melihat gunting sedang di hadang oleh sekumpulan anak batu itu langsung menghampiri mereka. Kertas dan batu tak tinggal diam mereka langsung memberi pelajaran kepada sekumpulan anak batu yang nakal.

Sekumpulan anak batu akhirnya di beri pelajaran oleh kertas, saat itu juga sekumpulan anak batu meminta ampun kepada anak kertas. Dan berjanji jika dirinya tidak akan lagi menggangu anak anak gunting yang ada di sekolahan ini.

Kertas yang mendegarkan ucapan dari sekumpulan anak batu yang nakal akhirnya melepaskan mereka. Kertas juga memberi tau kepada sekumpulan anak batu jika mereka masih menggangu anak anak gunting yang ada di kelas ini kertas tidak akan memberi ampun kepada mereka.

Sekumpulan anak batu yang mendegar ucapan dari kertas langsung meninggal kan tempat itu dan mereka berjanji jika mereka tidak akan menggangunya lagi. Gunting yang melihat itu semua langsung mendekati kertas dan batu untuk mengucapkan terimakasih,karena mereka sudah mau menolongnya.

Di situ gunting bercerita jika dirinya selalu di ganggu oleh sekumpulan anak batu yang nakal itu,kertas yang mendegar itu semua dari gunting langsung memebri tau kepada gunting jika dirinya tidak usah takut lagi oleh sekumpulan anak batu tersebut.

Karena kertas sudah meberi pelajaran kepada mereka,jika dirinya menggangu anak anak gunting yang bersekolah di sini kertas tidak akan memberi ampun kepada batu.

Setelah mendegar ucapan dari kertas,gunting sekarang tidak takut lagi oleh sekumpulan anak batu. Sekali lagi gunting mengucapkan terima kasih kepada kertas.

Karena oleh dirinya semua anak anak gunting yang berada di sekolah ini tidak lagi di ganggu oleh sekumpulan anak batu,gunting juga memberitahu kepada kertas dan batu apakah mereka mau jadi sahabatku.

Di situ kertas dan batu tersenyum dan memberi jawab jiki dirinya mau berteman dengannya. Kertas dan batu tersenyum kepada gunting.

Di situlah mereka mulai akrab satu sama lain dan sekarang akhirnya kertas batu dan gunting menjadi sahabat selamanya yang di mana mana mereka selalu bersama sama susah maupun duka mereka selalu bersama sama.

You May Also Like

About the Author: administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published.