Villa Nenek 2

Hari sudah mulai petang mereka pun memutuskan untuk pulang ke villa. Mereka bertiga pun menonton tv tiba-tiba ada hal yang aneh terjadi, lampu di dalam ruangan pun semua padam kecuali kamar Amy.

Viona pun merasa heran mengapa bisa, karena semua lampu padam hanya kamar Amy saja yang masih terang. Mereka merasa ketakutan, Viona pun mengajak teman temanya untuk mengecek kamar Amy.

Viona pun berjalan menuju kamar Amy yang sudah terbuka . Ketika sudah sampai ke kamar Amy lampu dalam kamar Amy padam dan ruang tv yang menyala.

Keadaan malam itu sangat menyeramkan dan menakutkan. Beberapa menit kemudian, semua lampu menyala dan ada Amy yang duduk di meja rias sambil menyisir rambutnya.

Mereka sangat terkejut dengan keanehan ini. Amy yang sedang menyisir rambut di kamarnya pun terheran heran mengapa teman temanya merasa ketakutan melihatnya.

“Ada apa sih kalian teriak teriak, kayak liat setan aja” kata Amy . “Bukanya kamu tadi duduk nonton TV sama kita tadi ” kata Yumma sambil ketakutan.

Amy pun menjelaskan bahwa ia dari tadi belum berkumpul bersama teman-temanya. Karena sehabis dari air terjun tadi ia tidak pulang bersama yang lain.

Dia memutuskan untuk pulang lebih dulu, karena dia ingin buang air besar. Sedangkan, disana ia tidak menemukan kamar mandi sama sekali.

Dan semenjak itu ia belum bertemu Yumma dan Viona. Melihat keanehan ini teman temanya sangat terkejut Viona tidak percaya dengan apa yang dikatakan Amy.

“Kalau kalian tidak percaya kalau aku pulang duluan tanya aja sama Pak Anno, aku tadi dianter pulang sama pak Anno” Kata Amy yang meyakinkan teman temanya.

“Terus siapa yang berbincang bincang di depan TV tadi dong” Kata Yumma sambil ketakutan. Amy sudah mengatakan sejujurya bahwa dia tidak menonton TV bersama teman temanya. Amy juga bingung apa yang terjadi malam ini sangat aneh.

Viona mengajak teman temanya beristirahat dan tidak memikirkan apa yang terjadi hari ini. Mereka berusaha menenangkan diri dan melupakan kejadian aneh hari ini.

Mereka pun tidur dan akan melanjutkan ke wisata selanjutnya besok siang. Malam ini mereka tidur bersama, karena masih takut dengan kejadian tadi.

Hari sudah pagi mereka pergi ke kamar mandi dan mereka memutuskan untuk pergi ke pasar untuk membeli bahan bahan untuk mereka masak. Mereka pun bergegas untuk pergi ke pasar yang jaraknya agak jauh dari villa itu

Viona, Yumma dan Amy pun langsung pergi ke pasar. Setelah, beberapa menit mereka sudah sampai pasar. Viona mengambil beberapa potong ayam kampung untuk mereka masak hari ini dan teman temannya membeli  sayuran.

“Kayaknya udah cukup nih yuk kita pulang ” Kata Yumma sambil melihat kantong besar yang berisi sayuran dan bahan lain yang mereka beli. Mereka langsung pulang ke villa dan memasak sup ayam.

Viona menyuruh Amy untuk memasak karena Amy sangat pandai memasak. Amy pun langsung pergi ke dapur untuk  memasak. Makanan sudah siap dimeja makan dan mereka bertiga pun sarapan.

Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk tidak berjalan jalan kedesa, karena hujan di luar sangat deras. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu dari luar. Viona mengira itu adalah Pak Anno yang ingin mengantarkan mereka jalan jalan.

Karena mereka tidak memberi tahu Pak Anno bahwa mereka tidak jadi jalan jalan. Yumma pun langsung membukakan pintu. Alangkah terkejutnya Yumma ketika ia membuka pint, terlihat Amy yang sedang basah kuyup karena kehujanan.

Yumma pun langsung mengantarkan Amy duduk di ruang tamu dan Viona menyiapkan minum dan handuk agar Amy tidak kedinginan. Ketika Viona menyodorkan teh hangat yang ia buat.

Tiba-tiba sikap Amy sangat berubah. Amy malah membuang teh hangat yang Viona buatkan, Amy melempar gelas itu sampai terpecah. Viona dan Yumma pun langsung terkejut mengapa Amy membuang minuman yang sudah dibuatkan untuknya itu.

Teman temanya mengira itu bukanlah Amy. Tiba-tiba setelah Amy membuang gelas itu ia tertawa begitu keras. Ia seperti orang yang sedang dirasuki makluk halus. Mereka pun langsung ketakutan dan mencoba menyadarkan Amy.

Viona langsung membawa paksa Amy ke kamarnya agar dia tidak kabur dari villa. Viona dan Yumma sangat khawatir dan takut dengan Amy yang kesurupan. Amy terus menggedor-gedor pintu kamar berusaha keluar.

Hujan di luar sangat deras, dengan membawa payung Viona pergi untuk menemui Pak Anno untuk meminta bantuan. Setibanya dirumah Pak Anno, Viona menjelaskan apa yang terjadi kepada temanya itu.

Viona dan Pak Anno pun pergi ke Villa untuk mengecek keadaan Amy yang kerasukan itu,. Sesampainya di villa Pak Anno melihat Amy yang sangat berbeda.

Pak Anno mencoba menyembuhkan Amy akan tetapi, Amy belum juga kembali. Ia masih memberontak dan tertawa sendiri. Pak Anno meminta kepada Viona dan Yumma untuk menjaga Amy. Pak Anno akan meminta bantuan dari warga desa untuk menyembuhkan temannya itu.

Pak Anno berjaga jaga disekitar villa untuk memastikan mereka aman. Setelah pagi hari Pak Anno meminta warga untuk melihat keadaan Amy. Lalu, Viona melihat nenek yang ia temui waktu itu. Nenek itu juga membantu menyembuhkan Amy.

Nenek itu menjelaskan bahwa temannya sedang kerasukan roh halus dari air terjun yang kemarin sore mereka datangi. Nenek itu menduga makluk halus disana marah, karena temannya tidak sopan dan mengganggu sehingga sosok penunggu disana marah.

Nenek itu tak tahu pasti apa yang dilakukan Amy sampai sampai penunggu disana marah. Nenek itu menyuruh Viona untuk mencari barang-barang asing yang ada dikamar Amy.

Viona dan Yumma langsung mengecek apa yang ada dikamar Amy. Namum mereka tak menemukan apa pun yang mencurigakan dikamar temannya itu. Viona sangat ketakutan dan khawatir dengan keselamatan temannya.

Ia tak mengira liburanya berakhir seperti ini. Viona langsung menelepon orang tuanya dan menjelaskan yang terjadi. Viona juga memberi kabar kepada orang tua Amy.

Orang tuanya sangat khawatir dengan anaknya. Orang tua mereka bergegas pergi ke villa untuk mengecek keadaan anak anaknya.

Ketika orang tua dari Amy datang, nenek itu akan mengadakan upacara sesajen untuk berkomunikasi oleh makluk halus penunggu air terjun.

Dan nenek itu juga meminta tolong warga untuk membantunya. Ketika Viona dan Yumma sedang duduk bersama nenek itu, nenek itu menceritakan bahwa dahulu juga ada kejadian yang seperti Amy.

Dan sekarang terulang lagi padahal, warga desa juga sudah memperingatkan kepada siapa pun ketika didesa ataupun yang berkunjung di air terjun harus berhati hati dalam bertindak. Karena mereka masih mempercayai nenek moyang dan adat istiadat yang berlaku.

Ibu Amy pun sudah datang,Viona pun mengantarkanya bertemu dengan Amy. Viona terpaksa mengurung Amy dikamarnya karena takut Amy melukai orang orang yang didekatnya dan takut Amy kabur dari villa.

Ibu Amy pun berterima kasih kepada Viona, karena sudah menjaga Amy ketika keadaanya seperti ini. Viona memberitahukan bahwa lusa akan diadak upacara sesajen yang akan dilakukan didekat air terjun. Jadi beberapa hari kedepan Ibu Amy akan menginap di villa.

Sedangkan, beberapa hari ini nenek itu menyiapkan sesajen untuk berkomunikasi dengan penunggu air terjun akan teteapi belum membuahkan hasil. Sore ini adalah waktunya upacara adat dilakukan semua warga sudah menyiapkan apa saja yang akan di perlukan.

Sementara di villa ada Ibu Amy yang menemani Amy didalam kamar. Nenek itu meminta bantuan Pak Anno agar menyampaikan pesan ini kepada Ibu Amy bahwa ia sudah menempelkan mantra-mantra di depan pintu kamar Amy.

Ketika upacara adat berlangsung Ibunya atau siapapun tidak boleh membuka kamarnya. Sedangkan Viona dan Yumma  tidak boleh ada di Villa mereka harus pulang kerumah ataupun harus pergi dari desa selama upacara berlangsung.

Itu dilakukan oleh sang nenek demi keselamatan mereka. Jadi sore ini dengan terpaksa Viona dan Yumma tidak lagi di desa itu.Viona dan Yumma boleh kembali ke desa keesokan harinya. Dan di villa hanya ada Amy dan Pak Anno.

Waktu menunjukan pukul 22.00 upacara adat sudah mulai, Pak Anno meminta Ibu Amy untuk keluar dari kamar anaknya. Keadaan Amy hari ini sangat memburuk wajahnya pucat dan pandanganya kosong.

Ibu Amy sangat khawatir dengan anaknya. Pak Anno menjelaskan bahwa anaknya akan pulih seperti sedia kala. Di pinggir air terjun sudah ada para warga dan nenek itu yang memimpin berjalanya upacara adat.

Disana sudah tersedia sesajen yang banyak mereka melaksanakan upacara dengan lancar. Tepat pukul 00.00 upacara hampir selesai. Tiba tiba ada bisikan “Mamaa Mama tolong aku ” suara itu terdengar di dalam kamar Amy. Ibu Amy pun ingin membuka kan pintu akan tetapi Pak Anno menghalangi karena upacara adat masih belum selesai.

Pak anno meminta Ibu Amy untuk bersabar. Pak Anno tidak mendengar suara itu tetapi Ibu Amy mendengar dengan jelas. Ibu Ammy pun langsung membukakan pintu Pak Anno yang sedang menghalanginya pun didorong oleh Ibu Amy.

Ibu Ammy membuka pintu itu. Upacara adat belum selesai dan pintu itu sudah terbuka. Tiba-tiba sangat mengagetkan upacara adat itu gagal dan para warga yang mengikuti upacara itu kesurupan masal dan saling bertengkar.

Mereka semua pun tewas karenan melanggar aturan yang berlaku. Termasuk Amy ,  Ibu Amy dan Pak Anno.

You May Also Like

About the Author: administrator

Leave a Reply

Your email address will not be published.